Hubungi kami :

Gedung Film Pesona Indonesia
Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav. 47, RT.3/RW.3, Cikoko, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12770

tu.ppsdm@kemenparekraf.go.id

Protokol CHSE di Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Category: Berita

TOP FIVE BEST PARTICIPANTS SOFT SKILLS TRAINING DAY 2

Kemenpafekraf/Baparekraf, Jakarta – Rabu 13 Mei 2020, Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Soft Skills untuk batch I telah memasuki hari kedua. Pada hari kedua ini, materi yang disampaikan oleh trainer Denny Haryanto bertema “Manajemen Waktu” untuk sesi pertama dan “Komunikasi Efektif” untuk sesi kedua.

Antusiasme peserta terlihat pada saat mengajukan dan menjawab pertanyaan melaui media WhatsApp Group. Menutup sesi pada hari ini, peserta pelatihan mengikuti kuis evaluasi pelatihan yang disusun oleh tim pelaksana pelatihan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan. Dari hasil kuis tersebut, ditetapkan lima peserta terbaik berdasarkan nilai tertinggi dan waktu penyelesaian tercepat.

Brainstorming Analisis Gap Kompetensi dengan Assessor Utama Kementerian PUPR

Kemenpafekraf/Baparekraf, Jakarta – Rabu 13 Mei 2020, Bidang Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan (KPP) mengadakan pertemuan guna membahas Analisis Gap Kompetensi di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. Dalam pertemuan ini, KPP menghadirkan narasumber Jabatan Fungsional Assessor Utama dari Pusat Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Chitra Mardi Rahayuningsih, M.M.

Pertemuan ini dibuka oleh Bapak Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala PPSDM Parekraf, dalam sambutannya beliau menyampaikan harapannya agar PPSDM dapat mengikuti langkah Kementerian PUPR dalam penyusunan program pengembangan pegawai yang berbasis kompetensi. Selain itu, beliau juga berharap agar PUPR dapat menjadi mentor dalam pengembangan Assessment Center dan E-assessment di lingkungan PPSDM Parekraf.

Dalam pertemuan ini, Ibu Chitra menyampaikan masukan atas saran pengembangan pegawai berdasarkan hasil profiling dan analisis gap kompetensi pegawai. Beliau menyatakan bahwa pada prinsipnya untuk gap yang rendah (-1) bisa dilakukan saran pengembangan yang berupa coaching, mentoring, dan counseling (CMC). Sedangkan untuk gap yang lebh banyak (-2) dapat dilakukan dengan pelatihan yang sesuai dengan indikator kompetensi.

Diskusi antara tim Bidang KPP dengan narasumber Ibu Chitra ini berlangsung selama kurang lebih dua jam, dengan pembahasan saran pengembangan untuk gap kompetensi integritas, kerjasama, serta komunikasi, sedangkan enam aspek kompetensi lain akan dibahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan pada hari ini ditutup oleh Bapak R. Adi Mukhtar Rivai selaku Kepala Bidang KPP, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Ibu Chitra untuk menjadi narasumber pada hari ini, dan berharap agar dapat terus membina hubungan dan kerjasama yang baik, serta terbukanya peluang bagi staf pelaksana Pusbang SDM Parekraf untuk  menimba ilmu dan magang di Kementerian PUPR .

PPSDM dan Belmawa Dikti Evaluasi Kerja Sama Poltekpar Makassar dan Poltekpar Bali

Jakarta – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PPSDM Kemenparekraf) dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Belmawa Kemendikbud) melakukan evaluasi terhadap kerja sama antara Politeknik Pariwisata Makassar dan Politeknik Pariwisata Bali, Senin (11/5/2020), melalui video conference.

Penyusunan NA JF Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Terus Berlangsung

Jakarta, Penyusunan Naskah Akademis (NA) Jabatan Fungsional (JF) Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berlangsung hingga Kamis, (30/4/2020).

TOP FIVE BEST PARTICIPANTS SOFT SKILLS TRAINING

Kemenpafekraf/Baparekraf, Jakarta – Selasa 12 Mei 2020, Soft Skills training hari pertama untuk batch I telah selesai dilaksanakan. Pada hari pertama ini, materi disampaikan oleh trainer Denny Haryanto dengan tema “Pengantar Soft Skills” untuk sesi pertama dan “Berpikir Analitis Kritis” untuk sesi kedua.

Menutup sesi pada hari ini, sejumlah 19 peserta pelatihan mengikuti kuis yang disusun oleh tim pelaksana evaluasi pelatihan. Peserta sangat antusias mengikuti kuis, hal tersebut ditandai dengan bersemangatnya para peserta untuk dapat menjawab seluruh soal yang diberikan dalam waktu yang cepat. Namun dengan adanya kendala jaringan, salah seorang peserta gagal untuk menyelesaikan pengerjaan kuis. Dari hasil kuis tersebut, ditetapkan lima peserta terbaik berdasarkan nilai tertinggi dan waktu penyelesaian tercepat.