Hubungi kami :

Gedung Film Pesona Indonesia
Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav. 47, RT.3/RW.3, Cikoko, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12770

tu.ppsdm@kemenparekraf.go.id

Protokol CHSE di Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Category: Berita

Focus Group Discussion (FGD) Analisis Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf

Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta – Rabu, 12 Juni 2020. Bidang Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan (KPP), Pusat Pengembangan SDM Parekraf melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Analisis Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

Forum Grouf Discussion (FGD) ini dibuka oleh Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Ibu Ni Wayan Giri Adnyani. Beliau menyampaikan kegiatan FGD ini merupakan suatu upaya Kemenparekraf/Baparekraf dalam mengimplementasikan Manajemen Apatur Sipil Negara (ASN) yang salah satunya dengan melaksanakan pengembangan kompetensi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat). Diklat merupakan sebuah investasi besar untuk Kemenparekraf/Baparekraf agar memiliki pegawai yang kompeten yang mampu menghadapi perubahan yang dinamis.

Forum Grouf Discussion (FGD) dimoderatori oleh R. Adi Mukhtar Rivai dan dipimpin oleh Bapak Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf. FGD ini dilakukan untuk menkonfirmasi sekaligus masukan kebutuhan diklat 2020 dari masing-masing unit kerja berdasarkan GAP Kinerja dan GAP Kompetensi. Bapak Hayun dalam paparannya menyampaikan mengenai mekanisme Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (P2BK), hubungan pola karir dan pengembangan kompetensi, serta metode AKD yang telah dilaksanakan.

Kegiatan diakhiri dengan penutupan oleh Bapak Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf. Beliau menyampaikan agar diklat yang nantinya akan dilaksanakan adalah yang dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja baik untuk individu pegawai maupun unit kerja.

PPSDM Kemenparekraf dan Pusaka LAN RI Lakukan Sharing Knowledge Jabatan Fungsional

Jakarta – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Pusat Analis Kebijakan Lembaga Administrasi Negara (Pusaka LAN RI) melakukan kegiatan Sharing Knowledge dalam rangka pengusulan Jabatan Fungsional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Senin, (8/6/2020).

Rapat Koordinasi Diklat Training Officer Course (TOC) dan Management of Training (MOT) dengan pihak LAN RI

Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta – Rabu, 10 Juni 2020. Bidang Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan- PPSDM Parekraf mengadakan pertemuan dengan pihak LAN RI guna melakukan pembahasan penyelenggaraan diklat Training Officer Course (TOC) dan Management of Training (MOT) di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. Dalam pertemuan ini, pihak LAN RI dihadiri oleh Bapak Caca Syahroni, S.IP., M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosial Kultural ASN LAN, Bapak Muzani Mohammad Mansoer, S.E., M.P.M selaku Koordinator Bidang Akademik dan Kepersertaan, Bapak Wajar Santoso, S.Sos, Bapak Sherwin Mikhael Soantahon, ST, Bapak Sutrisno, S.Sos., M.Si dan Ibu Loga Aritmagitaningtias, S.H., M.E.

Pertemuan ini dibuka oleh Bapak Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf. Dalam pembukaannya, Pak Hayun berterima kasih kepada LAN karena telah bersedia bekerja sama dengan Pusbang SDM Parekraf dalam penyelenggaraan diklat TOC dan MOT. Pelaksanaan diklat TOC dan MOT bertujuan untuk mengembangkan kompetensi personil di PPSDM Parekraf dan juga untuk memenuhi kebutuhan proses akreditasi diklat yang sedang dilakukan oleh Pusbang SDM Parekraf.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosial Kultural ASN LAN menyampaikan paparan yang merupakan teknis persiapan pelaksanaan TOC dan MOT serta tahapan pelatihan yang secara garis besar terdiri dari pelaksanaan proses pelatihan, studi lapangan (klasikal dan virtual) dan uji kompetensi guna mengukur pemahaman peserta terkait materi TOC dan MOT. Dalam pertemuan ini juga diputuskan bahwa pelaksanaan TOC akan dilaksanakan pada 22 Juni s.d. 9 Juli 2020 dan MOT akan dilaksanakan pada 29 Juni s.d. 16 Juli 2020.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai penyelenggaraan diklat TOC dan MOT. Sebagai bentuk kolaborasi yang baik antar 2 instansi pemerintah, penutupan pertemuan dipersilahkan kepada Bapak Caca Syahroni selaku Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosial Kultural ASN LAN. Beliau menyampaikan kata sepakat terhadap pertemuan ini merupakan awalan yang baik untuk membuka peluang kerja sama berikutnya.

Diskusi Feedback Kuesioner Kebutuhan Diklat dengan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Kemenparekraf/Baparekraf

Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta – Rabu, 10 Juni 2020. Bidang Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan (KPP), Pusat Pengembangan SDM Parekraf mengadakan diskusi dengan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi guna membahas feedback kuesioner kebutuhan Diklat di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

Pertemuan ini dibuka oleh Bapak Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf. Beliau menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara Pusbang SDM Parekraf dan Biro SDMO dalam merencanakan sebuah program diklat. Diharapkan hasil dari diskusi pada saat ini dapat dijadikan bekal untuk pembahasan FGD kebutuhan diklat pada hari Jumat mendatang.

Diskusi dipimpin oleh Bapak R. Adi Mukhtar Rivai selaku Kepala Bidang Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan. Diskusi dilakukan berdasarkan hasil pengolahan data kebutuhan Diklat Jabatan Fungsional dan feedback kuesioner kebutuhan Diklat. Masukan lebih lanjut terkait dengan data kebutuhan Diklat para JF akan dilakukan oleh Biro SDMO guna penyempurnaan.

Diskusi pada hari ini ditutup oleh Ibu Nita Septiyanti dari Biro SDMO. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih untuk diskusi hari ini dan berharap adanya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara Pusbang SDM Parekraf dan Biro SDMO.

PPSDM dan BKN Lakukan Benchmarking dan Sharing Knowledge Jabatan Fungsional

Jakarta, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan Benchmarking and Sharing Knowledge dalam rangka pembentukan Jabatan Fungsional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Rabu, (3/6/2020).

Kegiatan ini dilakukan secara daring bersama Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional BKN Dr.Herman, M.Si. Ia mengatakan bahwa jabatan fungsional ada karena fungsinya, “yaitu pengelolaan dan pengembangan. Karena itu penting diperhatikan dalam menyusun butir – butir kegiatan. Fungsi itu harus mandiri dan tuntas mencapai hasil. by output bukan proses,” ia memberikan gambaran.

Pertemuan daring yang dilakukan ditengah pandemik Covid-19 yang belum berakhir ini ke depan akan terus berlangsung dengan harapan terwujudnya Jabatan Fungsional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang spesifik agar dapat menjadi motor penggerak pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Mendapat dukungan dari Pak Herman merupakan pencerahan bagi kami dalam menyusun Juknis JF yang akan kami bangun serta kami juga mengucapkan banyak terima kasih,” ujar Kepala PPSDM  Anggara Hayun Anujuprana saat menutup kegiatan ini. Hasil kegiatan penyusunan Juknis Jabatan Fungsional ini akan disempurnakan melalui kegiatan koordinasi selanjutnya agar layak sebagai bahan usulan yang akan disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Hasil kegiatan penyusunan Juknis Jabatan Fungsional ini akan disempurnakan melalui kegiatan koordinasi selanjutnya agar layak sebagai bahan usulan yang akan disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.